This is default featured post 1 title

testttm 842.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 12 Agustus 2013

Harta Haram Kok Dijadikan Modal Usaha


Waspada dan selektiflah dalam urusan harta benda. Janganlah ada harta haram yang mencampuri harta kekayaan kita. Terlebih harta yang kita investasikan sehingga terus berputar dan berkembang.

Memiliki usaha sukses, yang mendatangkan keuntungan melimpah, menjadi impian indah setiap insan. Memiliki usaha  yang sukses berarti meraih kemudahan memenuhi kebutuhan; kebutuhan sendiri dan kebutuhan keluarga. Karena itu, wajar bila ada anggapan: dengan fulus segalanya mulus. Alangkah indahnya slogan ini andai sesuai hukum-hukum syariat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tangan yang berada di atas lebih mulia dibanding tangan yang berada di bawah, dan hendaknya engkau mendahulukan orang-orang yang berada di bawah tanggung jawabmu. Dan sebaik-baik sedekah ialah yang engkau keluarkan di saat engkau berkecukupan.” (Muttafaqun ‘alaih)

Saudaraku, berupayalah sekuat tenaga untuk berada “di atas”, sehingga Anda selalu mengulurkan tangan untuk memberi, bukan meminta atau menerima dari orang lain. Dengan demikian kehidupan Anda semakin terasa berarti bagi semua orang.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Setiap orang Muslim wajib bersedekah. Salah seorang sahabat yang bertanya: bagaimana bila ia tidak memiliki apa-apa, Rasulullah menjawab: ‘Hendaknya ia bekerja, sehingga dari hasil kerja itu ia dapat mencukupi kebutuhan dirinya dan juga bersedekah.”( HR. Muslim)

Modal Halal, Kunci Sukses Usaha

Suatu hari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi sahabat Umar bin Al Khathab sejumlah uang. Namun karena sahabat Umar merasa telah berkecukupan, awalnya menolak. Beliau berkata kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam:  “Wahai Rasulullah! Alangkah baiknya bila engkau memberikan harta ini kepada orang yang lebih membutuhkannya dibanding aku.” Mendengar jawaban sahabat Umar, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Terimalah harta pemberianku ini, lalu manfaatkanlah harta pemberianku ini, atau sedekahkanlah kepada orang lain. Bila eng kau mendapat pemberian harta seperti ini, sedangkan engkau tidak mengharapkannya dan tidak pula memintanya, maka terimalah. Ada pun bila tidak diberi, maka seyogyanya ngkau tidak perlu berharap mendapatkannya.” (Muttafaqun ‘alaih)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan, dalam urusan harta, sepantasnya setiap Muslim berperilaku terhormat. Harga diri seorang Muslim menghalanginya dari sifat rakus, hanyut dalam ambisi dan perilaku nista, yaitu dengan meminta-minta kepada orang lain.

Dikisahkan, sahabat Qabishah memikul beban utang yang cukup berat akibat mendamaikan dua orang yang bersengketa. Beliau menjumpai Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallamguna meminta bantuan menyelesaikan utangnya itu. Pendek kata, Nabi menjelaskan kepada sahabat Qabishah bahwa orang yang meminta-minta harta orang lain tanpa alasan yang dibenarkan, hasil meminta-mintanya tidak berkah.

“Wahai Qabishah, segala bentuk memintaminta tanpa alasan yang dibenarkan maka itu adalah harta yang dihapuskan keberkahannya. Dan bila dibelanjakan oleh pemiliknya, maka harta itu tidak barokah.” (HR. Abu Dawud)

Penjelasan tentang status harta haram ini juga disampaikan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada sahabat Hakim bin Hizam yang seorang saudagar kaya raya.

“Wahai Hakim, sejatinya harta ini terasa indah nan manis, Barangsiapa mendapatkannya dengan jiwa yang luhur niscaya hartanya diberkahi. Namun sebaliknya, orang yang mendapatkannya dengan penuh ambisi, niscaya hartanya itu tidak diberkahi. Gambarannya bagaikan orang yang makan namun tidak pernah merasa kenyang.”  (Muttafaqun ‘alaih)

Modal Haram, Kunci Kebangkrutan

Allah Azza wa Jalla telah berjanji untuk memusnahkan harta riba, baik keberkahannya maupun fisik hartanya.

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah." (QS. AlBaqarah: 276)

Dan bila Allah telah berjanji, Allah pasti memenuhi janji-Nya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

“Sesungguhnya (harta) riba, walaupun banyak jumlahnya, pada akhirnya akan menjadi sedikit."(HR. Imam Ahmad, At Thabrany, dan AlHakim)

Imam Ma’mar mengisahkan, beliau mendengar dari pengalaman orangorang tua di zamannya bahwa para pelaku riba tidaklah bertahan selama 40 tahun, melainkan keberkahan hartanya telah dihapuskan. (Riwayat Imam Abdurrazzaq).

Penjelasan ini, walaupun secara khusus berkaitan dengan riba, namun juga dapat dijadikan cermin bagi harta haram lainnya. Terlebih Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,

“Bisa jadi seseorang terhalang dari mendapatkan rezekinya akibat dari dosa yang ia lakukan.”(HR. hmad, Ibnu Majah dan lainnya)

Sahabat Abu Said mengisahkan, “Suatu hari aku kelaparan hingga aku mengikatkan batu ke perutku. Dan untuk mengatasi kemiskinan, istriku menyarankan agar aku meminta harta kepada Rasulullah hallallahu ‘alaihi wa sallam. Mengingat telah banyak orang yang meminta, dan beliau memberinya. Setibaku di rumah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, aku mendapati beliau sedang berkhutbah dan bersabda,

“Barangsiapa berupaya menjaga kehormatan dirinya, niscaya Allah menjaga kehormatannya. Barangsiapa berlatih menjadi orang kaya, niscaya Allah menjadikannya orang kaya. Barangsiapa meminta kepadaku, pastilah aku beri jika aku memiliki harta. Namun orang yang lebih memilih menjaga kehormatannya dan berlatih sebagai orang kaya, maka itu lebih aku cintai dibanding yang meminta kepadaku.” Mendengar ucapan beliau ini, segera aku pulang, dan mengurungkan niat untuk meminta kepadanya. Tidak selang berapa lama, Allah Ta’ala melimpahkan kekayaan kepadaku, sampai-sampai aku tidak mengetahui ada satu keluarga Anshar yang lebih kaya dibanding aku. (HR. Bukhari, Muslim dan Ibnu Al Ja’ad)

Karenanya, tiba saatnya bagi kita untuk waspada dan selektif dalam urusan harta benda. Janganlah ada harta haram yang mencampuri harta kekayaan kita. Terlebih harta yang kita investasikan sehingga terus berputar dan berkembang. Semoga Allah Ta’ala memudahkan dan melapangkan rezeki halal untuk kita.

Wallahu Ta’ala a’alam.

Sumber: Majalah Cetak Pengusaha Muslim Indonesia

Sifat Kepemimpinan yang Harus Dipunyai oleh Pengusaha

Memimpin dan memiliki suatu bisnis mungkin adalah impian sebagian besar dari kita, tapi apakah kita memiliki jiwa kepemimpinan? Sebenarnya apa sih ciri-ciri seseorang yang memiliki jiwa sebagai pemimpin? Berikut adalah karakter-karakter yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin:

1. Berkarakter

Apa sih sebenarnya maksud dari berkarakter ? kita sebagai umat muslim tidak perlu lagi bingung dalam mendefinisikan karakter ini, karena kita sudah mempunyai suri tauladan yaitu nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Karakter-karakter nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam lah yang harus dipunyai sebagai seorang pemimpin, karena nabi Muhammad adalah pemimpin yang paling berhasil sepanjang masa.

2. Visi

Setiap pemimpin harus mempunyai visi dan mampu untuk mengkomunikasikan visinya. Jika anda belum mempunyai  visi, maka tentukanlah visi anda dari sekarang. Visi ini nantinya adalah bahan bakar dan penyulut semangat bagi para pegawai.

3. Semangat

Visi tanpa di dorong semangat adalah seperti mimpi tanpa sebuah aksi. Semangat sangatlah penting sebagai motor untuk menuju kesuksesan yang telah di definisikan di visi.

4. Komunikasi

Kepemimpinan merupakan sebuah skill dalam membangun relasi dan relasi dijalankan melalui komunikasi. Komunikasi adalah juga motor pencapaian visi melalui proses delegasi, bimbingan, pengidentifikasian tugas dan evalusi hasil kerja.

5. Kemampuan untuk membimbing

Pemimpin yang baik bukanlah seorang diktator tapi lebih sebagai supervisor yang bertugas untuk menasehati, menyemangati, mengarahkan dan memberikan penghargaan untuk pegawainya.

6. Berkontribusi pada nilai-nilai kebaikan

Pemimpin yang baik tidak hanya berorientasi pada uang dan materi yang ingin di dapat, tapi juga memiliki motivasi untuk menanamkan nilai kebaikan yang ada. Sebagai seorang pemimpin muslim, maka orientasi tidak hanya dalam bentuk materi dunia tapi juga untuk bekal akherat. Diharapkan dengan kepemimpinan yang berkarakter nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, para pegawai yang berada pada naungan kita tidak hanya sejahtera di dunia tapi juga memiliki perbaikan-perbaikan akhlak.

7. Kolaborasi

Pemimpin yang tentunya ditandai dengan bisa bekerjasama dengan banyak pihak. Karena tanpa kerjasama yang baik, maka usahapun tidak bisa berkembang, malah cenderung menuju kehancuran.

8. Pencari Ilmu

Seorang pemimpin terus-terusan menambah ilmunya untuk bisa menghadapi tantangan yang ada. Terkadang masalah tidak bisa diselesaikan karena kurangnya pengetahuan kita tentang cara menyelesaikan masalah tersebut. karena itu pemimpin yang baik harus banyak membaca dan rajin mengikuti pelatihan- pelatihan yang bisa meningkatkan kapabilitasnya.

9. Win-Win Solution

Tidak ada seorangpun yang mau rugi dan dirugikan, pemimpin yang baik harus mampu menciptakan suatu kondisi win-win solution jika terdapat suatu masalah di dalam perusahaan. Jangan menggunakan kekuasaan untuk menekan bawahannya demi mencapai apa yang dia inginkan. Berusahalah untuk bernegosiasi dan menentukan solusi yang terbaik bagi semua pihak.

Referensi: Westsidetoastmasters.com

Langkah awal memulai bisnis untuk pemula

5 hal pokok yang penting dan perlu diperhatikan bagi para pemula bisnis:

1. Ide yang hebat
Keilmuwan dan strata tidak menjamin seseorang memiliki ide yang hebat. Kadang ide hebat datang dari pengalaman seseorang dalam melakoni bisnis. Ide hebat bukan sesuatu yang berwujud, ia datang dari kerasnya daya pikir seseorang dan menguras banyak waktu untuk berpikir.

Atasan akan rela merekrut orang-orang yang memiliki banyak pengalaman bisnis, karena dipikirnya akan memberikan banyak sumbangsih ide-ide cemerlang.

2. Rekrut orang-orang terbaik
10 orang karyawan tidak akan banyak berpengaruh pada perkembangan bisnis Anda dibandingkan 1 orang yang memiliki kapasitas lebih. Masa ketidakstabilan bisnis Anda akan sangat membutuhkan orang-orang hebat yang mendukungnya.
Orang-orang hebat adalah yang memiliki kreatifitas, fleksibilitas, memiliki pemikiran dan ide-ide hebat, dan inovasi tinggi.

3. Tidak melulu prioritas pendidikan
Pendidikan memang menentukan untuk keahlian seseorang. Tapi tidak pula melulu soal pendidikan. Pasalnya keahlian seseorang dapat diasah dari pengalamannya dalam menjalankan bisnis.
Di banyak kasus bahkan pengusaha-pengusaha sukses berasal dari mereka yang tidak memiliki pendidikan terlalu tinggi. Pelaku entrepreneurship adalah ia yang berani mengeluarkan ide dan berani ambil resiko.

4. Independen, dan tidak terlalu terikat kepada karyawan.
Bisnis mulai berkembang, mulai kebanjiran order, klien mulai ketergantungan pada bisnis Anda. Merekrut beberapa karyawan mungkin bisa jadi pilihan yang tak terelakkan.
Merekrut karyawan baru bukan berarti melupakan yang lama. Merekomendasikan karyawan untuk beradaptasi dengan kebijakan yang baru atau diperbaharui pun menjadi alasan untuk kelanggengan. Namun, saat karyawan lama tak lagi bisa beradaptasi, tindakan melepaskan karyawan lama bisa menjadi pilihan akhir.

5. Bentuk tim solid dan transparan
Mendirikan sebuah start-up adalah hal yang sulit, tapi membuat start-up tersebut sampai menjadi sebuah perusahaan bisa menjadi sangat sulit. Jika Anda mempunyai ide yang hebat dan tim yang solid dibalik produk Anda, bisnis Anda berpotensi untuk berkembang.


#IndiPreneur